Category Archives: iseng-iseng

ayo, ayo..dipilih, dipilih, dipilih..

lucu-lucu nih, warna-warni, dan murah meriah pula.. :) ada tempat pensil, dompet mini, dompet panjang, dompet tempat uang receh, bungkus tempat tissue, gantungan kunci, apapun deh ada di sini. semua berbahan dasar kain felt (biasa dikenal sebagai kain flanel). hand-made loh! ada yang mau pesan?? e-mail aku aja di anisaamelia@gmail.com :)

untuk jumlah pemesanan di atas 10 buah, dapet diskon menarik! ;)

  • tempat pensil (20 cm x 12 cm) : Rp. 8.000

tempat-pensil

contoh-tempat-pensil

  • dompet mini (16 cm x 11 cm, dilipat menjadi 8 cm x 11 cm ) : Rp. 5.000

dompet-mini

  • dompet panjang (18 cm x 18 cm, dilipat menjadi 9 cm x 18 cm) : Rp. 7.000

dompet-panjang

  • dompet koin / uang receh (ukuran sekitar 10 cm x 10 cm, tergantung bentuk) : Rp. 7.500

dompet-koin

  • bungkus tempat tissue (23 cm x 8 cm x 12 cm) : Rp. 8.500

image0529

  • gantungan kunci : Rp. 1.500 – Rp. 2.000

UPDATE: jualannya Icha sekarang bisa secara lengkap dilihat di sini. :)

Belum ada 24 jam Romeo tinggal bersama keluarga saya, Romeo sudah menunjukkan kebolehannya. Yaps, dia sudah bisa mengucapkan 1 kata! “Bakekok..”, itu kata pertamanya yang dapat terdengar agak jelas. Kata-kata lainnya yang belum terdengar sempurna diantaranya adalah “Punten”, “Waaw”, dan “Gue Beo” (ataukah dia berusaha untuk bilang “Romeo”??).

 

Susah banget ngajarin dia bilang “Assalamualaikum”.. yang keluar malah suara ayam “Bek bek betook” (maklum sih, selama 2 hari-2 malam Romeo bersebelahan dengan para ayam yang sama-sama dibeli di ponorogo di bis). Apalagi kalo saya nyuruh ngomong “Icha Cantik.. Icha Cantik..”, yang ada Romeo Cuma bersuara bak manusia mengeluarkan dahak “khroeeekk”. *deep sigh*

 

Nah, saking sayangnya saya pada Romeo, sore hari saya beri dia pisang kepok. Saya bermaksud mengikat si pisang di sangkar Romeo dengan karet gelang supaya posisinya pas dan tidak berubah. Eh, belum sempat si pisang terikat sempurna, Romeo sudah merebut si karet gelang. Astaga, ROMEO MENGIRA KARET GELANG ADALAH CACING! Romeo berusaha untuk menelan karet gelang tadi, tapi gagal terus, karena menyangkut di paruhnya sendiri. Saya, mama, dan para tante yang menyaksikan pergulatan antara Romeo melawan Karet Gelang yang ingin disantapnya itu panik.

 

“Gimana kalau beneran tertelan??”

“Bisa mati dia..”

“Cepat rebut karetnya!”

“Gimana caranya??”

“Icha, ambil batang lidi!”

 

Semua panik, dan bingung bagaimana caranya melepaskan karet gelang dari paruh si Romeo?? Saya datang membawa sebatang lidi. Mama mengambilnya lantas berusaha merebut karet gelang dari paruh Romeo. Saya?? Berdoa di balik punggung mama. Adik saya memasukkan tangan kanannya ke dalam sangkar si Romeo, menahan badan Romeo agar bisa diam dan tenang.

 

“Ati-ati kena matanya..”

“Iya..”

“Ya ampun, karetnya nyangkut di lidahnya..”

“Gimana ini?”

 

Saya sudah berpikir yang macam-macam saja. Terbayang Romeo akan mati karena menelan karet gelang pahit itu yang disangkanya sebagai cacing santapan.

 

Saya berdoa. Adik saya masih memegangi badan Romeo. Tante saya memegangi leher Romeo, berharap ia membuka paruhnya. Mama standby di posisinya, bersiap kalau Romeo membuka paruhnya lidi siap menarik karet gelang sialan itu. Romeo?? Lemas tapi tetap tak membuka paruhnya. “Koeek.. koekk..”

 

Akhirnya, setelah menunggu beberapa saat, Romeo mau juga membuka sedikit paruhnya. Karet gelangnya pun berhasil ditarik. Horeeee…

 

“Alhamdulillah..”

“Koeek.. koekk..”

“Cup cup cup, Romeo..”

 

Saya kira Romeo akan pundung dan tak mau bersuara lagi. Saya menyesal.. telah membawa masuk karet gelang ke sangkar Romeoku sayang. :cry:

 

“…”

“…”

“bakekok.. bakekok..”, ROMEOKU NGOMONG LAGI! :D

eits.. jangan mikir yg bukan-bukan! *apa cuma saya aja ya yang suka mikir yang bukan-bukan? hihi..*

dulu (waktu SD) saya pernah juga punya burung, 1 ekor burung-5000-an yang saya gak tau jenisnya apa, beli di pasar kaget yang selalu buka setiap hari minggu di depan komplek. tapi..hanya bertahan hidup selama 1 hari! :mrgreen: *malang betul nasib si burung-5000-an..*

kisah cinta saya dan hewan piaraan selanjutnya adalah saat saya melihara ikan dan kura-kura. waktu itu masih ada kolam ikan di depan rumah yang dihuni oleh beberapa ikan mas dan koi. 3 ekor koi bertahan hidup tak sampai sebulan. sedangkan para mas hidup lebih lama, tapi tak sedikit yang tewas di perut kucing tetangga. *sigh*

apa kabar dengan kura-kura?? karena ukurannya agak besar, dua ekor kura-kura itu dibiarkan ikut berenang di kolam ikan. tapi hanya 1-2 minggu mereka betah di sana, lalu kabur entah kemana. sempat ada yang ketemu sih di balik rerumputan dekat pagar, tapi kemudian hilang lagi.. :roll:

piaraan berikutnya yang bertahan kami pelihara adalah ikan hias. kali ini dipiara di akuarium. kecil-kecil, warna-warni, lucu-lucu, dan menggemaskan. ada koki, sapu-sapu, hiu kecil (jenis apa ya itu..pokoknya kek hiu tapi kecil lah), dan ikan hias lainnya. yang belum pernah kami punya adalah ikan badut. mungkin karena papa merasa cukup lah adik saya saja yang menjadi badut.. :P

bagaimana hidup para ikan mungil nan cantik ini? menurut survey yang saya lakukan, rata-rata mereka mampu bertahan hidup dengan damai di akuarium kami hanya selama 1-3 bulan saja. yang mampu mencetak rekor adalah si Odong, karena mampu bertahan hidup di dunia akuarium keluarga kami yang fana dan kejam itu selama setahun lebih. padahal sering banget Odong kelupaan dikasih makan. tapi, bukannya Odong yang mati, malah akuarium kami yang tamat riwayatnya, pecah disundul kepala si Odong. Odong pun mati diterkam kucing liar, karena akuarium daruratnya kami simpan di luar rumah. *saking lamanya si Odong hidup, keluarga saya sampai bosan melihatnya di dalam rumah.. Maaf ya, Dong..*

nah, ditinggal mati si Odong, adik saya sempat melihara 4 ekor ikan cupang. like sister like brother.. kami berdua sama aja. malas.. akhirnya, 2 minggu kemudian, cupangnya tinggal 2 ekor. dan naasnya, sepasang cupang yang sedang dimabuk asmara itu tidak kami ajak pindahan ke margahayu.. semoga pa abidin (yang punya kontrakan cisitu) berbaik hati merawat cupang-cupang manis itu.

oya, saya juga sempat punya Cemot, kura-kura pemberian si abang. namun, tak sampai 2 minggu ia pergi meninggalkan saya, terkujur kaku, membusuk di kamarku.. :cry:

sekarang, saya punya burung lagi. 1 ekor beo dan 4 ekor parkit. mereka baru sampai kemarin, bersama kedua orangtua saya yang baru pulang dari ponorogo. dengan isengnya mama sibuk mencari nama untuk piaraan barunya ini.

“nih, Cha.. Satria!”, mama menunjuk pada si beo. “tadinya pak supir bis ngasih nama ‘Joko’..tapi mama bilang aja, ‘jangan pak, Joko nama kakak saya..”
“…”
“tadinya mama mu kasih nama ‘Pono’ buat si beo dan ‘Rogo’ buat para parkit, tapi ternyata Pono artinya Hilang, gak jadi deh..takut ntar ilang beneran..”, mama masih asik ‘ngutak-ngutik’ si beo.
“…”
“Eh, apa ganti aja ya, jangan Satria..kepanjangan..”, mama berpikir.
“Blekok aja!.. enak kan tuh ngomongnya..”, bude ikutan nimbrung, “blekok.. blekok..”
Mama kurang setuju, “kesannya kasar amat yah ‘Blekok’ teh..”, mama mikir lagi..,”mm.. Bondan aja gimana?” *saat ada Bondan Prakoso di infotainment*
“Mak nyos, donk..”, saya berkomentar sambil mengingat wajah Bondan Winarno.
“Bondan.. Bondan..”, mama asik manggil-manggil si beo, tak menggubris komentar saya.
“…”
“Ahaa.. Romeo aja! Parkitnya Juliet.. kan sekarang bulan Juli..”, mama kembali girang, “Romeo..romeo..”.
“…”

Yak, dengan ini, si beo resmi bernama Romeo, dan para parkit dipanggil Juliet (terserah deh mana aja yang mau dipanggil Juliet, secara parkitnya ada 4 ekor..) :mrgreen:

Kegiatan menyenangkan sekaligus melelahkan adalah BELANJA! :D Bagi saya, kegiatan belanja ini bisa menjauhkan saya dari stress. Kecuali stress mikirin pengen-beli-barang-itu-tapi-gak-punya-uang.

Kalau lagi gak punya duit, saya punya cara lain supaya bisa melakukan hobi belanja ini : merayu MAMA.. :lol:
Seperti hari ini..

Pagi-pagi Papa udah ngasih pengumuman bahwa hari ini kawasan Margahayu Raya tempat saya (kembali) bernaung ini akan mendapat giliran pemadaman listrik untuk yang kesekian kalinya, yang ternyata tidak jadi (sebagian wilayah aja, rumah saya gak jadi kena giliran, katanya karna dekat dengan Rumah Sakit, jadi diupayakan supaya tidak padam). Dampak dari gosip perlistrikan dari Papa itu, sejak jam 6 pagi saya sudah sibuk ketak-ketik gak puguh. Ceritanya meneruskan penulisan tugas akhir, tapi lagi-lagi tergoda untuk chatting. :mrgreen:

Jam 10, Mama sudah gelisah, mondar-mandir kek anak ayam nyari emaknya ayam *astaghfirullah, gue nyamain emak gue sama ayam…ampuni aku, Tuhan..*. :|

“Bosen.. jalan yuk, Cha!”
“Kemana aja?”. Kalau cuma urusan yang membosankan, tentu saya akan menolak ajakan ‘jalan’ tersebut.
“Ngurus STNK motor si ade.”
“Terus?”, saya belum menemukan hubungan positif antara ‘ngurus STNK’ dan ‘jalan’.
“Belanja bulanan.”
“Yuk!!”, saya langsung lari ke lantai 2 untuk mengambil handuk, mandi, dan bersiap pergi. Pikir saya, lumayan bisa ngerampok dikit, sekalian kabur dari kehidupan-tanpa-listrik yang selalu membuat saya bete sendiri.

Dan selanjutnya, saya menikmati kemacetan Bandung yang membuat kaki kiri saya sangat pegal, nahan kopling berkali-kali. Nganter Mama ke biro jasa pengurus STNK di jalan Veteran. Di Veteran, baru sadar bahwa kunci pintu bagian supir bermasalah, gak bisa ngunci, nyangkut di bagian dalemnya. Bingung.. :cry:

Walaupun via telepon Papa bilang “gak usah ke bengkel segala! Ntar pulang kantor Papa betulin”, Mama memutuskan untuk ke bengkel, dengan alasan “Papa kan baru ntar sore pulangnya, sedangkan Mama sekarang pengen belanja. Gimana mau belanja kalau mobilnya gak bisa dikunci??”. Ya, Papa memang orang yang sangat amat jarang ke bengkel. Segala masalah permobilan dan permotoran selalu ditangani sendiri. Kalau udah seminggu di-handle sendiri tapi belum betul juga, baru lah dia bawa ke bangkel. Tauk dah, irit apa pelit ya? :roll:

Oke, dari Veteran, saya bawa Jazz hitam itu ke Buah Batu, bengkel favorit Mama. Ditinggal untuk sholat dzuhur sebentar, masalah kunci pintu Jazz saya itu sudah selesai. Hebat.. Cepat.. :-D
Dari Buah Batu, kami menuju destinasi utama kami :-P , belanja. Dan selama 3 jam, saya menemani Mama menyusuri setiap lorong di Carrefour Kiaracondong. Di sini saya menemukan kemiripan saya dan Mama, kami sama-sama senang menyusuri setiap lorong di tempat belanja. Walaupun lorong-lorong itu berisi barang gak penting yang gak akan kita beli juga. Pacar saya sih selalu rewel saat saya paksa nemenin belanja, sering melarang saya untuk melakukan ritual menyusuri-setiap-lorong-jangan-sampai-ada-yang-terlewat ini. Tapi kalau lagi sama Mama, saya super puas. :mrgreen: Walaupun akhirnya kami berdua kelelahan. Kaki ini rasanya sudah seperti talas Arab! (di Arab ada talas gak ya?? Hehe..) Pokoknya lebih besar dari sekedar talas Bogor!

Senangnya! Saya tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun, tapi kegemaran saya pada BELANJA bisa tersalurkan.. :lol:

Ada yang mau ngajak saya BELANJA juga??? :-)

What Anisa Amelia Means
 

You are usually the best at everything … you strive for perfection.
You are confident, authoritative, and aggressive.
You have the classic “Type A” personality.You are very intuitive and wise. You understand the world better than most people.
You also have a very active imagination. You often get carried away with your thoughts.
You are prone to a little paranoia and jealousy. You sometimes go overboard in interpreting signals.
You tend to be pretty tightly wound. It’s easy to get you excited… which can be a good or bad thing.
You have a lot of enthusiasm, but it fades rather quickly. You don’t stick with any one thing for very long.
You have the drive to accomplish a lot in a short amount of time. Your biggest problem is making sure you finish the projects you start, :oops: .

You are the total package – suave, sexy, smart, and strong.
You have the whole world under your spell, and you can influence almost everyone you know.
You don’t always resist your urges to crush the weak. Just remember, they don’t have as much going for them as you do.

You are confident, self assured, and capable. You are not easily intimidated.
You master any and all skills easily. You don’t have to work hard for what you want.
You make your life out to be exactly how you want it. And you’ll knock down anyone who gets in your way!

You are friendly, charming, and warm. You get along with almost everyone.
You work hard not to rock the boat. Your easy going attitude brings people together.
At times, you can be a little flaky and irresponsible. But for the important things, you pull it together.

You are relaxed, chill, and very likely to go with the flow.
You are light hearted and accepting. You don’t get worked up easily.
Well adjusted and incredibly happy, many people wonder what your secret to life is.

 

 

:lol: interesting.

wanna know yours?? klick here.

ah, judulnya hiperbolis. :lol:

intinya, saya merasa sudah lama tak buka blog. lama tak nyentuh dunia perinternetan. lama merasa autis, dimana saya merasa hidup seperti zombie, tanpa arti. halah, hiperbolis lagi. :-P

sekian dulu lah, maaf tak jelas.

* postingan ini bukan untuk dibaca. jika sudah terlanjur membaca, lupakan saja. hidup-gak-jelas mode : on.

Designed by: Matthew Carter
Contained in Categories: Legible, Sans Serif
Design owned by: Microsoft
Originally created by: Microsoft

–> tahoma! :)

the one that i felt in love since the first sight. hehe.. lebay!

yeah.. praktikum PTI (perancangan teknik industri – red) adalah yang mempertemukan saya dengan jenis huruf yang satu ini. sebelumnya, rasanya saya belum pernah menggunakan tahoma sebagai jenis huruf pada essay atau laporan-laporan yang saya buat. sampai suatu ketika ada modul PTI yang mewajibkan penggunaan tahoma sebagai jenis huruf yang harus dipakai, saya langsung jatuh cinta.. :roll:

ukuran favorit saya adalah 10 pt untuk body text. rasanya, laporan yang saya buat jadi rapi! senang deh.. i’m such a truly virgo, maybe.. love to make everything in an appropriate way. haha..lebay lagi.. :-P

saking cintanya saya sama jenis huruf yang satu ini, saya jadi agak-gak-rela kalau harus nulis atau bikin laporan dengan huruf lain. rasanya, jadi gak rapi aja.. padahal dulunya, saya menganggap trebuchet adalah yang paling rapi.. :evil:

gara-gara saya bikin template laporan PLO (plant lay out – red) modul 1 dengan tahoma, kabarnya si dia jadi terpengaruh dan ikutan jatuh cinta. hahaha.. ada lagi yang mau ikutan jatuh cinta sama tahoma?? :mrgreen:

it is my first time using wordpress. i confused at the beginning, because of tha lay out. hehe.. but, actually it’s not my first time in blogging. i’m still using blogspot as my way of speaking :) about anything (you may visit icha dan warna-warni dunianya). but.. i just want to try another world. who knows the better? right?

and for your information, this is my really first time writting in english. so, i’m so sorry for the messy words and grammar things. i really appologize! i just want to practice my writting ability while sharing my thoughts and ideas… :)

last words : thank you for visiting! :)